Panduan Lengkap untuk Belajar MikroTik - Teori Dasar MikroTik yang Harus Dipelajari

Panduan Lengkap untuk Belajar MikroTik - Teori Dasar MikroTik yang Harus Dipelajari

Sebelum Anda melangkah lebih jauh untuk belajar tentang Mikrotik, ada baiknya jika anda mengenal beberapa dasar Mikrotik terlebih dahulu. Materi pembelajaran Mikrotik harus Anda pahami terlebih dahulu sebelum mulai melangkah lebih jauh untuk memahami cara setting Mikrotik dan berbagai kegiatan lainnya.
Teori dasar MikroTik yang harus dipahami

Semua teori dasar Mikrotik memang harus Anda pahami terlebih dahulu secara detail supaya Anda bisa benar-benar paham tentang apa itu Mikrotik dan apa saja fungsinya. Mikrotik identik dengan internet dan jaringan komputer, untuk itu disini akan dibahas sedikit tentang beberapa pengenalan dasar Mikrotik untuk Anda pahami.

Pengertian Dasar MikroTik

MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil yang memiliki kantor pusat di Latvia yang bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya dipimpin oleh John Trully dan Amis Riekstins. John Trully merupakan seseorang yang berkewarganegaraan Amerika dan bermigrasi ke Latvia. Disitulah ia bertemu dengan Amis, seorang sarjana fisika dan mekanik pada tahun 1995.

Jenis-jenis MikroTik

Mikrotik sebenarnya dibagi menjadi dua yaitu sistem RouterOS dan Mikrotik RouterBoard, berikut sedikit penjelasannya.

  1. Mikrotik RouterOS berbentuk software yang bisa dipasang pada komputer menggunakan lisensi Mikrotik supaya bisa share ke banyak komputer user/konsumen, untuk softwarenya Anda bisa unduh lagsung pada situs resminya www.mikrotik.com
  2. Mikrotik RouterBoard adalah built-in hardware Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang sudah didesain sedemikian rupa dan di dalamnya sudah terdapat Mikrotik OS yang sudah siap untuk digunakan tanpa harus install ulang lagi. Perkembangan routerboard Mikrotik sudah semakin membaik karena banyaknya produk pengelauaran yang memungkinkan pengguna untuk mengembangkan Mikrotik dengan lebih mudah.


Fitur Utama Dari MikroTik

Dalam OS Mikrotik ada beberapa menu paling penting yang harus Anda pelajari terlebih dahulu. Disini fitur Mikrotik memiliki beberapa fungsi yang berbeda dan saling melengkapi. Berikut ada detail dari fitur Mikrotik yang harus Anda ketahui.

  • Address List: Pengelompokan alamat IP berdasarkan nama
  • Asynchronous: Mendukung serial PPP bult-in atau dial-out dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan juga MSCHAPv2, Radius, dial on demand dan modem pool hingga 128 ports
  • Bounding: mendukung untuk mengkombinasikan beberapa ethernet kedalam satu pipa pada koneksi yang cepat.
  • Bridge: Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface dan juga bridge firewall
  • Data Rate Management: QoS yang berbasis THB dengan penggunaan burst, RED, PCQ, SFQ, FIFO queue, MIR, CIR dan limit antar peer to peer.
  • DHCP: Mendukung DHCP tiap interface dan berbagai jenis yang lainnya
  • Firewall dan NAT: Mendukung untuk melakukan filter pada koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT
  • Hotspot: Mendukung limit data range, SSL serta HTTPS
  • IPSec: Protokol AH dan ESP untuk IPSec
  • M3P: Mikrotik Protocol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet
  • MDNP: Mikrotik Discovery Neightbour Protocol untuk mendukung Cisco Discovery Protocol (CDP)
  • Monitoring: laporan traffic IP, log dan statistik graph yang bisa diakses melalui HTTP
  • NTP: Sinkronasi menggunakan sistem GPS
  • UPnP: Mendukung interface universal plug and play
  • VLAN: Mendukung virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless
  • VoIP: Mendukung aplikasi voice over IP
  • VRRP: Mendukung Virtual Router Redudant Protocol
  • WinBox: Aplikasi metode GUI yang digunakan untuk konfigurasi pada MikroTik RouterOS

Mungkin hanya itu saja sedikit penjelasan mengenai teori dasar MikroTik pada kali ini. Kami akan membuat beberapa panduan tentang MikroTik untuk dibahas pada artikel berikutnya. Sekian saja untuk kali ini, Terimakasih.
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Disqus

Tidak ada komentar