6 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Flashing Pada Android

6 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Flashing Pada Android

Flashing kini sudah tidak terdengar asing lagi, karena untuk melakukan proses ini dapat dikerjakan oleh konsumen langsung dikarenakan sudah banyak Firmware dan ROM serta tools untuk melakukan flashing dengan mudah dan juga pastinya gratis tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Jika kamu masih belum bisa melakukan flashing, tidak perlu khawatir untuk mencobanya karena proses flashing cukup mudah dan tidak terlalu sulit untuk dilakukan meskipun baru pertama kali mencobanya. Kegagalan saat flashing juga tidak terlalu berakibat fatal seperti yang dibayangkan. Meskipun banyak kejadian yang ponselnya mati total setelah flashing, itu mungkin disebabkan karena kita sendiri yang kurang benar dalam melakukan flashing.


Untuk itu kali ini kita kan membahas beberapa tips yang harus dilakukan sebelum flashing supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Tips sebelum flash android

Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Flash Android


1. Backup semua data

Sebelum kamu melakukan flashing, alangkah baiknya jika data yang ada pada perangkat kamu pindahkan dulu pada media penyimpanan lain untuk mengamankan file yang penting supaya tidak hilang. Jika kamu tidak memiliki media penyimpanan yang cukup, kamu bisa gunakan cloud storage yang disediakan oleh situs-situs tertentu seperti Google Drive, Dropbox dan media cloud yang lainnya. Karena biasnya setelah melakukan flashing, data dan aplikasi yang sudah ada akan hilang, jadi sebaiknya kamu lakukan backup data sebelum melakukan flashing.

2. Driver sesuai

Sebelum melakukan flashing, pastikan driver sudah terpasang dengan baik sesuai kebutuhan perangkat yang akan di flash. Jangan sampai saat melakukan flashing tiba-tiba port USB tidak berjalan dan proses flashing gagal. Untuk itu kamu harus benar-benar menginstal driver dan bahan yang diperlukan untuk flashing sesuai kebutuhan perangkat yang akan di flash.

3. Baterai perangkat

Sebelum melakukan flash, pastikan juga baterai pada perangkat terisi penuh dan tidak memerlukan pengisian lagi. Usahakan baterai pada perangkat terisi penuh atau minimal 50% terisi, meskipun dalam daya yang kecil masih bisa melakukan flashing, tapi hal ini ditujukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan akibat baterai yang drop saat proses berlangsung.

4. Siapkan Firmware

Untuk melakukan flashing, pastikan Firmware yang akan digunakan sesuai dengan perangkat yang akan di flash supaya proses flashing berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun. Jika Firmware tidak sesuai dengan perangkat, biasanya proses flashing tidak berjalan dengan lancar atau bahkan gagal dan perangkat tidak bisa menyala kembali ( mati total ). Untuk itu usahkan kamu menggunakan Firmware yang sesuai dengan perangkat yang akan di flash.

5. Kabel data

Pastikan kabel yang digunakan untuk flash memiliki kualitas yang bagus, karena jika menggunakan kabel data yang asal-asalan akan membuat koneksi antara PC dan perangkat terputus sehingga proses flashing gagal.

6. Flash Tools

Aplikasi Flash Tool biasanya bersifat custom yang artinya telah di atur tipe apa saja yang dapat di flash dengan flashing tool tersebut. Untuk itu sebelum melaukan flash, coba kamu pastikan flash tools yang akan digunakan. Apakah cocok dengan perangkat yang akan di flash atau tidak.

Mungkin hanya itu beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan Flash pada Android supaya tidak terjadi hal yang buruk dan tidak diinginkan.

Sekian info kali ini, semoga membantu.
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Disqus

Tidak ada komentar