Kisah Sudono Salim, Pemilik Indomaret, Indofood, BCA Sampai Indosiar

Kisah Sudono Salim, Pemilik Indomaret, Indofood, BCA Sampai Indosiar

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai biografi Sudono Salim yang dimana dia adalah pemilik dari Indomaret, Indofood, BCA hingga pemilik Stasiun TV Indosiar yang sudah terkenal dikalangan masyarakat.

Liem Sioe Liong atau biasa dikenal Sudono Salim adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang lahir pada 19 Juli 1916 di Fuqing (Tiongkok) dan telah meninggal dunia pada tanggal 10 Juni 2012 di Singapura.

Sudono Salim adalah pendiri dari Salim Group yang telah berhasil mendirikan berbagai jenis bisnis seperti Indomaret, Indofood, BCA, Tepung Bogasari, Indocement hingga stasiun TV Indosiar.

Perjalanan karir bisnis Liem dari awal hingga sekarang ini cukup panjang dengan melalui berbagai macam proses dan perjuangan. Awalnya dia pergi ke Indonesia karena banyak terjadi konflik di China sehingga ia dan kakaknya tinggal pertama kali di Kudus.

Liem sempat menjadi pekerja di sebuah pabrik kerupuk, namun sejak usia muda Liem sudah memiliki kemampuan bisnis sehingga bisa dengan jeli melihat peluang usaha di daerah setempat. Kebetulan pada saat itu di daerah Kudus banyak sekali industri rokok kretek dan sedang mengalami kekurangan pasokan bahan baku seperti cengkeh dan tembakau.

Melihat peluang bisnis tersebut, Liem segera mengembangkan bisnis di bidang distribusi cengkeh pada usia yang terbilang masih muda (25 tahun) ia sudah memiliki banyak relasi yang cukup luas hingga keluar Jawa dan menjadi salah satu bandar paling besar di Kudus.

Ketika Jepang menjajah Indonesia pada tahun 1942, kejayaan Liem langsung turun karena pada saat itu Jepang menghentikan seluruh kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia.

Singkat saja Indonesia merdeka pada tahun 1945 setelah sekutu membombardir Nagasaki dan Hirosima. Kemudian Liem pindah ke Jakarta dan mulai membangun kembali bisnis yang baru dan lebih potensial yaitu mendirikan Bank Central Asia karena melihat masyarakat sedang dalam kesulitan ekonomi.
Kisah Pengusaha Sukses Sudono Salim yang Sangat Menginspirasi Banyak Orang

Tidak hanya itu saja, Liem juga melihat banyak peluang lain dimana orang Indonesia sangat tergantung sekali pada nasi sebagai makanan pokok sehari-hari, padahal makanan pokok bukan hanya nasi saja. Karena itulah kemudian pada tahun 1968 Liem mendirikan sebuah perusahaan tepung terigu yang diberi nama Bogasari.

Hingga sampai pada waktunya ia mendirikan berbagai macam jenis bisnis dengan suksesnya mendirikan Indofood dengan berbagai produk turunan dari tepung terigu yaitu Mie Instant dengan merek Indomie. Berikut ada beberapa bisnis yang telah berhasil dibangun oleh Sudono Salim:
  1. Indomobil Gruop (1967)
  2. Indocement, produsen semen di Indonesia (1985)
  3. Stasiun TV Indosiar (1995)
  4. Indomarco atau Indomaret (1988)
  5. Pada tahun 1997 Indomarco telah membuka waralaba pertama di Indonesia yang dibari nama Indomaret

Berhasil Mendirikan Indomaret Pada Tahun 1988

Indomaret adalah sebuah jaringan minimarket yang sangat luas, Indomaret sekarang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok serta kebutuhan hidup sehari-hari. Toko pertama telah dibuka pertamma kali di Ancol pada tahun 1988 dan dikelola oleh PT. Indomarco.

Kemudian pada tahun 1997 Indomarco telah mengembangkan bisnis waralaba minimarket pertama di Indonesia dimana setiap orang sudah bisa membuka gerai Indomaret di setiap daerahnya. Pada tahun 1997 jumlah gerai yang dibuka sudah mencapai 230 gerai, kemudian pada tahun 2015 sudah mencapai 11.400 gerai dan pada tahun 2017 sudah mencapai 13.000 gerai toko yang dibuka.

Mitra usaha waralaba Indomaret ini meliputi koperasi, badan usaha dan perorangan. Sekarang Indomaret sudah tersebar luas di Indonesia secara merata mulai dari Sumatera, Jawa, Madura, Lombok, Bali, Sulawesi dan Kalimantan. Motto perusahaan adalah "Mudah dan Hemat".

Sekian saja kisah biografi Sudono Salim yang sukses mendirikan berbagai macam bisnis usaha hingga mendirikan Indomaret dan Indosiar.

Terimakasih sudah membaca sampai sini.
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Disqus

Tidak ada komentar