10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Membuat Surat Lamaran Kerja

Pada kesempatan kali ini kami akan memberitahukan beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh seseorang ketika membuat surat lamaran kerja pada perusahaan.

Ketika Anda sudah selesai dengan pendidikan maka langkah selanjutnya adalah mencari pekerjaan. Ini yang selalu dilakukan oleh kebanyakan orang setelah lulus dari sekolah atau kuliah.

Mungkin ketika sudah lulus sekolah Anda merasa bingung dengan apa yang harus dilakukan selanjutnya, kemudian Anda memutuskan untuk mencari pekerjaan karena tidak punya uang dan ingin membuat hidup lebih baik.

Setelah lulus, Anda pasti mencari lowongan pekerjaan melalui internet atau berita lain yang menyediakan informasi mengenai lowongan pekerjaan. Anda juga pasti mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda. Jadi buatlah surat lamaran pekerjaan untuk posisi tersebut dan kirim pada perusahaan yang dituju.

Namun setelah mengirimkan lamaran Anda tidak akan langsung diterima kerja di perusahaan yang Anda tuju. Bisa saja menunggu beberapa hari hingga bisa sampai berbulan-bulan.

Lalu bagaimana jika dalam waktu satu bulan, dua bulan dan bulan berikutnya hingga lebih dari enam bulan belum ada panggilan dari perusahaan? Pasti Anda juga kecewa bukan?

Daripada Anda meratapi nasib dengan kecewa, ada baiknya juga jika menganalisis penyebab mengapa surat lamaran pekerjaan Anda ditolak. Bisa saja saat membuat surat lamaran Anda melakukan kesalahan sehingga membuat pihak perusahaan tidak berminat mempekerjakan Anda.
Kesalahan yang sering dilakukan saat menulis surat lamaran kerja

Kesalahan yang sering dilakukan saat menulis surat lamaran kerja

Supaya Anda tidak bingung kami berikan beberapa contoh kesalahan yang memungkinkan Anda ditolak oleh perusahaan.

Berikut ada beberapa kesalahan dalam menulis surat lamaran yang harus Anda ketahui.

1. Tidak tahu kebutuhan perusahaan

Sebelum membuat surat lamaran kerja, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai perusahaan tempat di mana Anda akan mengajukan lamaran pekerjaan.

Dalam membuat surat lamaran kerja, Anda harus tahu hal apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan dan orang seperti apa yang bisa diterima untuk bekerja di perusahaan.

Jika Anda cermat, maka Anda sudah bisa mengetahui kebutuhan perusahaan yang tertera di iklan lowongan pekerjaan yang mereka buat. Tinggal Anda sendiri yang menentukan bagaimana cara untuk menulisnya.

2. Tidak menunjukkan kemampuan

Mungkin Anda merasa menjadi orang yang memiliki keterampilan dan pengalaman untuk posisi yang ada di iklan lowongan pekerjaan, namun Anda tidak menunjukkan keahlian Anda pada surat lamaran yang Anda buat ketika melamar kerja.

Bisa diartikan Anda tidak bisa menawarkan diri dengan baik sehingga pihak perusahaan tidak tertarik untuk menggunakan keterampilan dan pengalaman Anda tersebut.

Jadi ketika menulis surat lamaran, Anda harus bisa menjelaskan mengenai kemampuan dan pengalaman Anda dan sertakan juga alasan mengapa Anda harus diterima kerja pada perusahaan tersebut.

3. Menggunakan bahasa informal

Jika Anda menggunakan bahasa yang informal (bahasa gaul atau bahasa daerah) ketika membuat surat lamaran kerja, maka Anda bisa tidak diterima untuk bekerja pada perusahaan yang Anda tuju.

Selain dianggap tidak profesional, bahasa yang informal seperti itu menunjukkan bahwa Anda tidak lebih baik dari pelamar lain.

Sebaiknya ketika membuat surat lamaran kerja Anda harus bisa menggunakan bahasa yang sopan dan enak untuk dibaca. Gunakan juga bahasa yang bisa membuat perusahaan tertarik untuk mempekerjakan Anda di perusahaan yang dituju.

4. Tata bahasa yang salah

Jika surat lamaran Anda tidak diterima perusahaan, bisa jadi surat yang Anda buat banyak kesalahan misalnya pada tata bahasa yang digunakan.

Mungkin Anda menggunakan tata bahasa yang salah ketika membuat surat lamaran kerja, baik itu dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris.

Jika ini terjadi, maka hal ini bisa membuat perusahaan mengira Anda tidak memiliki keterampilan yang baik dalam berbahasa. Dengan begitu perusahaan akan menolak lamaran kerja yang Anda buat.

5. Cara mengetik yang tidak rapi

Kesalahan yang selalu dibuat oleh para pelamar kerja adalah pengetikkan yang tidak rapi. Mungkin ketika Anda membuat surat lamaran kerja tidak memperhatikan ukuran huruf, batas, jarak spasi dan jenis kertas sehingga membuat surat lamaran yang dibuat terlihat tidak rapi.

Jika surat yang tidak rapi dilihat oleh pihak perusahaan, maka mereka akan dengan cepat membuang surat lamaran kerja Anda karena menujukan bahwa Anda orang yang tidak kompeten.

Supaya Anda tidak melakukan kesalahan yang sama dalam membuat surat lamaran kerja, maka coba perhatikan beberapa hal berikut:
  • Gunakan jenis huruf standar dan formal seperti Arial, Times New Roman atau Trebuchet MS dengan ukuran 11 atau 12 ppt
  • Gunakan jarak spasi 1 atau 1,5
  • Gunakan kertas jenis A4
  • Batas atau margin atas, kanan, bawah dan kiri standar yaitu 1 inci (2,54cm)

Dengan begitu surat lamaran akan terlihat lebih rapi dari sebelumnya.

6. Bertele-tele dan membosankan

Jika surat lamaran kerja Anda ditolak, bisa jadi di dalamnya tidak mencantumkan informasi penting dan malah membuat informasi yang tidak penting dan tidak relevan bahkan panjang hingga lebih dari satu halaman.

Surat lamaran kerja yang panjang dan lebih dari satu halaman tanpa memberikan informasi penting tentu akan mendapatkan kesan yang buruk bagi pihak perusahaan. Karena ketika membacanya mereka juga tidak akan memiliki ketertarikan dan malah menjadi bosan sehingga tidak diterima oleh perusahaan.

7. Tidak memeriksa kembali surat lamaran yang sudah dibuat

Biasanya kebanyakan orang tidak memeriksa kembali surat lamaran yang sudah dibuat dan langsung mengirim pada perusahaan ketika sudah jadi.

Sebelum mengirimkan surat lamaran pada perusahaan, ada baiknya jika memeriksa kembali surat yang sudah jadi dengan baik karena bisa saja ditemukan kesalahan penulisan dan ada kata yang kurang baik. Pastikan juga alamat tidak salah dan pastikan juga informasi yang dicantumkan sudah sesuai tidak ada kesalahan.

Jika ditemukan ada kesalahan penulisan seperti salah dalam menulis alamat perusahaan atau salah menulis nama lengkap perusahaan, maka lamaran kerja Anda bisa langsung dibuang begitu saja karena terlihat tidak profesional.

Penutup

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika membuat surat lamaran kerja untuk perusahaan yang dituju. Silakan periksa kembali surat lamaran yang Anda buat sebelum mengirimnya pada perusahaan yang Anda tuju.

Pastikan semuanya sudah tertulis dengan baik menggunakan bahasa yang baik serta mencantumkan informasi yang menarik bagi pihak perusahaan.

Sekian saja untuk kali ini, semoga bisa membantu Anda dalam membuat surat lamaran kerja yang baik. Terimakasih sudah membaca sampai sini.

Belum ada Komentar untuk "10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Membuat Surat Lamaran Kerja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel