Skip to main content

5 Bahaya Akibat Penggunaan Hydroquinone Bagi Kesehatan

Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan apa saja bahaya akibat penggunaan hydroquinone bagi kesehatan.

Hydroquinone adalah salah satu topikal agen yang biasa digunakan untuk mengurangi pigmentasi pada kulit. Biasanya banyak digunakan pada krim pemutih kulit.

Hydroquinone biasa digunakan untuk menyamarkan area kulit yang mengalami masalah hiperpigmentasi, bintik hitam serta bintik-bintik penuaan pada kulit.

Selain itu juga hydroquinone menjadi salah satu komponen dalam pengobatan herbal uva ursi.

Karena dianggap bisa memberikan bahaya, akhirnya beberapa negara termasuk Amerika sudah membuat larangan penggunaan hydroquinone baik yang dijual secara bebas atau melalui resep dokter.

Lalu apa saja bahaya yang bisa diakibatkan dari penggunaan hydroquinone bagi kesehatan?

Berikut adalah beberapa bahaya kesehatan yang mungkin timbul dikarenakan penggunaan hydroquinone.

1. Ochronosis

Lembaga pengawasan obat dan makanan di Amerika serta beberapa negara lain telah menyatakan bahwa masalah pada kulit yang biasa dikenal ochronosis merupakan salah satu keadaan yang terkait diakibatkan oleh penggunaan hydroquinone.

Meskipun masalah ini jarang terjadi, namun masih ada beberapa orang yang mengalami perubahan pada warna kulit mereka menjadi warna biru kehitaman setelah menggunakan krim pemutih yang mengandung hydroquinone.

Masalah ochronosis juga bisa menyebabkan timbulnya bintik kecil yang berwarna abu-abu coklat, benjolan dengan warna kuning kecoklatan dan penebalan pada kulit.

Kondisi seperti ini biasa terjadi terutama pada orang yang memiliki kulit berwarna gelap. Jika orang tersebut menggunakan produk yang terdapat hydroquinone, maka dapat terjadi masalah.

Jadi jika bahan komposisi produk terdapat hydroquinone dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan masalah pada kulit.

2. Menjadi sensitif terhadap cahaya

Krim topikal untuk kulit yang mengandung hydroquinone bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar cahaya manahari (photosensitivity).

Jadi ketika ada seseorang yang menggunakan hydroquinone, maka mereka harus menghindari matahari serta lampu pijar, tanning bed, dan menggunakan pakaian yang melindungi kulit ketika berada di bawah sinar matahari. Hal ini tentu sangat mengganggu untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Ketika seseorang menggunakan krim yang mengandung hydroquinone, maka paparan dari sinar matahari dapat membuat kulit terbakar bahkan bisa parah.

Apalagi jika mengoleskan krim yang mengandung hydroquinone kembali untuk mengatasi kulit yang terbakar ini, bisa memperburuk kondisi menjadi lebih parah.

3. Karsinogenik

Berdasarkan pada hasil penelitian pada hewan yang diberi hydroquinone dalam dosis yang tinggi pada tabung makanannya, menujukan potensi yang bisa menyebabkan kanker.

Menurut hasil laporan yang dilakukan oleh badan pengawas obat dan makanan di Amerika terhadap hydroquinone yang terdapat pada produk pemutih kulit, meski belum ditemukan dengan pasti sifat karsinogenik yang dikaitkan langsung dengan adanya penggunaan hydroquinone secara topikal maupun oral pada manusia.

4. Menimbulkan reaksi alergi

Meski tidak semua orang mengalami masalah ini, masih ada beberapa orang yang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap kandungan hydroquinone.

Ada beberapa tanda yang muncil jika seseorang mengalami reaksi alergi terhadap hydroquinone seperti adanya sensasi terbakar atau menyengat yang parah, sulit bernafas, gatal, pembengkakan pada bagian wajah, tenggorokan dan mulut.

Reaksi alergi terhadap hydroquinone harus segera diatasi karena dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan.

5. Keracunan

Saat diambil secara oral dalam jumlah yang besar seperti pada pengobatan uva ursi, hydroquinone bisa menyebabkan keracunan.

Ada beberapa tanda keracunan yang diakibatkan oleh hydroquinone seperti munculnya dering pada telinga, kejang, mual dan kulit menjadi kebiruan karena kekurangan oksigen dalam darah (sianosis).

Selain itu juga menggunakan hydroquinone dalam jumlah besar bisa menyebabkan kerusakan pada hati.

University of Maryland Medical Center telah membuat rekomendasi jika ingin melakukan uva ursi tidak lebih dari lima hari dan tidak lebih dari lima kali juga meski dilakukan pada waktu yang berbeda dalam waktu setahun.

Lalu bagaimana cara memilih produk yang bebas hydroquinone?

Selama ini kami merekomendasikan produk kecantikan yang diberikan oleh JAFRA Indonesia. Karena setiap produknya terbuat dari komposisi bahan alami yang bebas dari bahan berbahaya.
Produk JAFRA Bebas Hydroquinone

Produk JAFRA Bebas Hydroquinone

Jika Anda mencari produk perawatan kulit yang alami, sehat dan bebas dari bahan berbahaya termasuk hydroquinone, maka produk dari JAFRA harus menjadi pilihan Anda.

Tidak hanya itu, produk JAFRA juga sudah bebas dari bahan berbahaya lain seperi merkuri yang bisa membuat gejala keracunan, gangguan emosi, peradangan pada gusi dan mulut, kelelahan, nyeri kepala, hilang ingatan serta depresi dll.

JAFRA telah menyediakan berbagai rangkaian perawatan kulit menyeluruh yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan.

Baca JugaCara Mudah Menjadi Konsultan JAFRA Indonesia - Peluang Bisnis JAFRA

Apakah Anda tertarik untuk menggunakan produk JAFRA yang sudah pasti aman? Jika berminat Anda bisa bertanya terlebih dahulu pada KONTAK yang sudah kami sediakan. Silahkan hubungi nomor berikut jika ingin melakukan konsultasi atau bertanya seputar produk JAFRA.

Sella Melani
HP/WhatsApp : 081395711209

Itulah penjelasan mengenai bahaya akibat penggunaan hydroquinone bagi kesehatan. Jika Anda ingin mendapatkan perawatan kulit yang aman dan sehat silahkan gunakan produk JAFRA.

Terima kasih telah berkunjung.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar