Skip to main content

8 Tips Penting Memulai Bisnis Ternak Ayam Bagi Pemula Supaya Tidak Gagal

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa tips penting memulai bisnis ternak ayam bagi pemula supaya tidak gagal dan bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Bisnis ternak ayam merupakan salah satu usaha yang sangat cocok untuk dilakukan di daerah pedesaan karena lokasi seperti itu memiliki suasana yang tenang untuk melakukan ternak.

Ada banyak hal yang dipikirkan oleh seseorang ketika ingin menjalankan sebuah bisnis baru, mereka banyak memikirkan apakah bisnis yang tepat untuk dijalankan, berapa modal yang diperlukan, apakah peluang sukses besar dan apa yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha sendiri.

Intinya banyak orang bingung untuk menemukan cara bagaimana memulai bisnis nya.


Target yang diharapkan oleh semua orang ketika melakukan bisnis adalah mendapatkan keuntungan yang besar dikarenakan usaha yang dijalankan lancar tanpa kendala.

Semua orang pasti memiliki keinginan seperti itu ketika memulai bisnis, namun dalam menjalankannya juga tidak bisa secara asal begitu saja karena masih membutuhkan perhitungan yang tepat supaya bisnis bisa berjalan dengan maksimal. Ketahui terlebih dahulu bisnis apa yang akan dijalankan dengan baik.

Setiap bisnis pasti memerlukan modal, jumlah yang diperlukan tergantung dari apa yang akan dikerjakan, ada yang memerlukan modal kecil dan ada juga bisnis yang membutuhkan modal besar. Namun yang paling penting adalah memulai terlebih dahulu dengan modal yang dimiliki kemudian secara perlahan membuat bisnis lebih besar.

Jika sudah menemukan jenis bisnis yang cocok untuk dilakukan, maka bisa mencari modal dengan cara menjual sebuah properti atau mencari pinjaman pada orang yang tepat.

Bisa mencari modal dengan cara meminjam pada orang lain yang terpercaya seperti kerabat dekat, keluarga dan orang yang dipercaya. Bisa juga melakukan pinjaman pada bank, namun kami tidak menyarankan hal ini karena sangat berisiko.
Memulai bisnis ternak ayam di pedesaan bisa untung banyak

Memulai bisnis ternak ayam di pedesaan bisa untung banyak

Jika Anda tinggal di daerah pedesaan, maka bisa melakukan bisnis ternak ayam potong atau petelur. Hal ini sangat cocok dilakukan karena kebutuhan akan daging sangat tinggi.

Permintaan daging ayam sepanjang tahun terhitung selalu mengalami peningkatan dan stabil, jadi tidak ada salahnya mencoba melakukan bisnis ini. Ambil saja peluang bisnis yang ada dan sesuai dengan kemampuan Anda.


Menjalankan bisnis ternak ayam bisa memberikan keuntungan yang sangat besar untuk Anda karena keuntungan yang dijanjikan sangat menggiurkan, kebutuhan pasar akan daging ayam juga sangat luas.

Untuk harga jual ayam potong rata-rata sekitar Rp30.000 rupiah per kilo, bisa juga mencapai harga tinggi sekitar Rp40.000 pada saat-saat tertentu seperti lebaran dan acara tahun baru.

Jika diperhitungkan, maka penghasilan yang didapatkan dari keuntungan sangat besar, karena biaya produksi yang dikeluarkan berkisar antara Rp10.000 sampai Rp15.000 saja per kilonya.

Sejumlah keuntungan inilah yang membuat banyak orang tertarik menjalankan bisnis ternak ayam potong, karena masa produksi juga terbilang cukup singkat. Jadi keuntungan bisa didapatkan dalam waktu cepat.

Tips ketika menjalankan bisnis ternak ayam supaya berhasil

Ketika Anda menjalankan sebuah bisnis, tentunya Anda juga tidak ingin mendapatkan pengalaman yang buruk seperti gagal dalam bisnis.

Ada beberapa tips yang dapat Anda coba untuk menjalankan bisnis ternak ayam supaya sukses dan berhasil.

Berikut ada beberapa tips penting yang dapat dilakukan untuk membantu kesuksesan Anda dalam menjalankan bisnis ternak ayam potong di daerah pedesaan:
  1. Pertama siapkan tempat kandang yang paling ideal dan cocok, cari lokasi yang memiliki cahaya matahari yang cukup serta memiliki sirkulasi udara yang baik untuk ternak Anda. Suhu udara juga harus tetap stabil dan tidak berubah-ubah secara drastis pada keadaan tertentu, misalnya pada siang hari jadi sangat panas dan malam menjadi dingin karena suhu rendah.
  2. Kemudian siapkan beberapa pendukung lain dengan baik, cara ini dapat berpengaruh pada ternak yang Anda kelola. Pastikan keadaan ternak sangat baik seperti mendapatkan sumber daya air yang cukup dan bisa masuk listrik dengan lancar.
  3. Siapkan kandang yang baik dan pastinya bisa menampung anak ayam ternak, untuk menjaga anak ayam ternak diperlukan beberapa penanganan seperti lampu penghangat, sekat, alat makan dan minum.
  4. Berikan juga perhatian yang ekstra selama 14 hari pertama ternak Anda, ini adalah masa yang rentan dan harus benar-benar serius dalam memperhatikan ayam dengan baik. Pastikan suhu yang didapatkan teratur dengan baik dan udara selalu stabil sesuai kondisi kandang, artinya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
  5. Pastikan pemberian pakan ternak teratur dengan baik dan jaga kebersihan kandang serta lingkungannya dengan baik juga, jika kandang ayam kotor maka sirkulasi udara akan terhambat dan membuat ternak mengalami masalah. Jadi jaga juga lingkungan ternak supaya udara tetap sehat untuk tenak Anda.
  6. Setelah masa 14 hari pertama, kondisi ternak bisa lebih mudah dirawat. Berikan saja pakan secara teratur mulai dari 2 sampai 3 kali sehari.
  7. Jangan lupa juga untuk memberikan vaksin sebanyak 3 kali secara berkala, vaksinasi dilakukan pada hari ke-7, hari ke-14 dan hari ke-21.
  8. Berikan juga antibiotik dan vitamin yang baik, waktunya adalah hari ke-5 sampai hari ke-10 sebelum masa panen dilakukan. Pemberian vitamin dapat dilakukan sampai masa panen tiba.

Mulai tahapan dengan tepat

Apapun jenis bisnis yang Anda jalankan, maka lakukan semuanya dengan penuh perhitungan. Sama halnya dengan mendalami bisnis ternak, Anda juga harus melakukan hal tersebut dengan baik dan cermat.

Silakan pilih jenis bisnis yang ingin Anda lakukan dengan sebuah perencanaan yang sangat matang supaya hasil yang didapatkan tidak mengecewakan.


Pastikan juga Anda memperhitungkan modal yang akan dibutuhkan ketika memulai bisnis, lakukan setiap tahapan dengan benar supaya Anda bisa mendapatkan keuntungan yang baik atas bisnis yang dijalankan.

Itulah beberapa tips penting untuk memulai bisnis ternak ayam bagi pemula supaya tidak gagal dalam menjalankan bisnisnya. Sekian saja untuk kali ini, semoga dapat memberikan pencerahan baru untuk Anda semua. Terima kasih sudah mampir.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar